spot_img

3 Jenis Kopi Populer Ini Bisa Mengandung Bahan Non-Halal

- Advertisement -

Portaldata – Kopi, mungkin siapa yang tidak mengenal minuman yang satu ini. Minuman tersebut merupakan seduhan dari biji kopi yang telah melalui proses penyangraian hingga menjadi bubuk. Ada dua jenis kopi yang dikenal masyarakat umum, yaitu Robusta dan Arabica.

Berasal dari tumbuhan, kopi tentunya halal untuk dikonsumsi. Meski begitu, tetap waspada karena ada beberapa hal yang bisa membuat kopi tidak halal. Banyak varian kopi yang diseduh dengan bahan tambahan atau diolah dengan cara tertentu.

Nah, tambahan bahan dan proses inilah yang membuat kopi diragukan kehalalannya. Bahan-bahan berikut dalam 3 jenis kopi ini bisa membuat kopi non halal.

1. Kopi Murni

- Advertisement -

Kopi murni adalah kopi yang 100% dibuat dari biji kopi yang disangrai dan digiling tanpa bahan tambahan tertentu. Biasanya harga kopi murni ini relatif tinggi. Status kehalalan kopi ini dalam proses roasting yang dicampur dengan lemak mentega. Sementara itu, lemak mentega harus jelas sumbernya dari hewan itu sendiri.

Mentega yang digunakan harus berasal dari hewan yang halal dan proses penyembelihannya sesuai dengan syariat Islam. Jika komponen lemak hewani halal digunakan, maka harus disertai dengan sertifikat halal yang masih berlaku.

- Advertisement -

Demikian disampaikan Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Ir. Muti Arintawati, M.Si. Selain penggunaan bahan, perhatikan juga penggunaan fasilitas dalam proses pemanggangan itu sendiri. Pastikan fasilitas harus bebas dari kontaminasi bahan yang tidak halal dan najis.

2. Kopi Sachet

Kini minum kopi menjadi lebih praktis dengan hadirnya kopi sachet. Kopi sachet ini berbentuk kopi bubuk dan biasanya dicampur dengan bahan-bahan tertentu. Seperti gula, susu, krimer, emulsifier dan penyedap rasa. Bahan tambahan inilah yang menjadi titik kritis kopi sachet. Dalam gula memperhatikan proses pembuatannya.

- Advertisement -

Karena tidak menutup kemungkinan menggunakan bahan pembantu seperti enzim dan arang aktif yang sumbernya bisa berasal dari bahan ilegal yang dapat mencemari gula pasir.

Kemudian pada penggunaan susu telah mengalami proses pengolahan yang melibatkan bahan tambahan dan alat bantu pengolahan. Begitu juga dengan bahan lainnya.

3. Kopi Kafe

Kopi kafe berarti kopi yang disajikan di kafe. Belakangan ini kafe bisa dibilang menjamur, sehingga kemungkinan menjadi non-halal lebih besar. Seperti kopi espresso, kopi ini cenderung non-halal. Selain itu, ada latte dan cappuccino yang lebih ribet dari espresso karena menggunakan bahan lain.

Seperti susu, creamer, foam dan lain-lain. Bahan tambahan ini perlu diperhatikan kehalalannya. Untuk kafe, masih sedikit yang sudah tersertifikasi halal oleh MUI. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk selalu kritis dalam memperhatikan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan kopi di kafe.

What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Update

- Advertisment -spot_img

Travel

Teknologi