spot_img

Barelang Bridge, the Icon of Batam City

- Advertisement -

Portaldata – Perjalanan ke pulau wisata dan industri Batam di Provinsi Kepulauan Riau tidak akan lengkap tanpa mengunjungi ikonnya yang paling menonjol: Jembatan Barelang.

Terletak sekitar 35km dari jantung Kota Batam, jembatan ini merupakan sebuah prestasi arsitektur yang menghubungkan Pulau Batam dengan beberapa pulau kecil di selatannya, yaitu Rempang, Galang, dan Galang Baru (yang juga dikenal sebagai daerah Kepulauan Barelang) dan pulau-pulau kecil Tonton, Nipah, dan Sekotok.

Oleh karena itu, nama Barelang sendiri merupakan kependekan dari tiga pulau besar yaitu Batam, Rempang, dan Galang.

- Advertisement -

Jembatan Barelang sebenarnya merupakan suatu sistem yang terdiri dari 6 jembatan dan jalan penghubung, yang bersama-sama membentang di seluruh wilayah kepulauan Barelang seluas kurang lebih 715 km persegi.

Rentang dari semua 6 jembatan bersama-sama mencakup 2 kilometer, sedangkan jarak sebenarnya yang ditempuh dari jembatan pertama hingga terakhir adalah sekitar 50 km.

- Advertisement -

Mencerminkan Budaya Melayu-Riau, jembatan ini secara resmi dinamai menurut nama penguasa Kesultanan Riau dari penguasa abad ke-15 hingga ke-18.

Proyek Jembatan Barelang diprakarsai oleh BJ Habibie. Presiden ke-3 Indonesia yang saat itu menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi dan Kepala Pelaksana Otorita Batam pada saat itu.

Jembatan pertama dan utama secara resmi disebut Jembatan Tengku Fisabililah, namun jembatan ini lebih akrab disebut dengan Jembatan Barelang atau Jembatan Habibie (setelah BJ Habibie).

- Advertisement -

Jembatan ini menghubungkan pulau Batam dengan pulau kecil Tonton. Mirip dengan Jembatan Golden Gate di San Francisco, AS, jembatan yang indah ini adalah yang terpanjang dan terbesar di seluruh sistem.

Membentang 642 meter, ini adalah jembatan cable-stayed, didukung dan didekorasi dengan dua tiang setinggi 199m yang menjulang tinggi. Menghadap ke laut lepas yang dihiasi dengan beberapa pulau kecil, jembatan ini menyediakan tempat yang sempurna untuk beberapa foto yang paling luar biasa.

Dilengkapi dengan platform yang menawarkan sudut terbaik dari jembatan, berfoto di sini bagi wisatawan adalah wajib karena akan memberikan bukti kuat bahwa seseorang memang pernah mengunjungi Batam.

Jembatan ke-2 yang menghubungkan pulau Tonton dan Nipah disebut Jembatan Nara Singa dan merupakan jembatan kantilever dengan panjang total 420m.

Jembatan ke-3 adalah jembatan gelagar yang membentang sekitar 270m, yang disebut Jembatan Ali Haji yang menghubungkan Pulau Nipah dengan Sekotok. Jembatan ke-4 adalah Jembatan Sultan Zainal Abidin yang menghubungkan pulau Sekotok dengan Rempang yang merupakan jembatan kantilever sepanjang 365m.

Di Pulau Rempang terdapat Pantai Melayu yang menawarkan pemandangan panorama dan suasana santai dan sering dikunjungi oleh penduduk lokal dan wisatawan.

Jembatan ke-5 adalah Jembatan Lengkungan sepanjang 385m yang disebut Jembatan Tuanku Tambusai. Jembatan tersebut menghubungkan Rempang dengan Pulau Galang, lokasi bekas Kamp Pengungsi Vietnam. Jembatan ke-6 dan terakhir juga yang terkecil dengan total panjang 180m. Disebut Jembatan Raja Kecik, menghubungkan Galang dengan Pulau Galang Baru.

Barelang juga banyak diasosiasikan dengan Seafoodnya yang super segar. Di sekitar jembatan, terdapat sejumlah restoran yang menawarkan segala macam sajian seafood segar selain ikan juga lobster, udang, cumi-cumi, kerang, kepiting, dan masih banyak lagi.

Wisatawan dapat memilih sendiri makanan laut segar yang ditangkap di laut secara langsung sebelum dimasak sesuai selera dan gaya Anda.

What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Update

- Advertisment -spot_img

Travel

Teknologi