spot_img

Factbox: Kecelakaan crypto menghantam perusahaan-perusahaan ini yang paling susah

- Advertisement -

Cryptocurrency telah terpukul simpanses oleh kekhawatiran kenaikan suku bunga bakal mengakhiri era uang murah, dengan aset digital terbesar di dunia, bitcoin, turun lebih dari 56% dari level tertinggi tahun ini. Beberapa perusahaan crypto telah mengajukan kebangkrutan atau terpaksa mencari suntikan modal darurat.

Modal Tiga Panah

Dana lindung nilai kripto yang berbasis di Singapura, Three Arrows Capital (3AC) mengajukan kebangkrutan Bab 15 pada 1 Juli.

Pernah menjadi pemain tangguh di ruang aset digital, kejatuhan 3AC tampaknya berasal dari taruhan perusahaan pada ekosistem Terra, yang berada di belbakalg stablecoin terraUSD yang gagal. Token itu kehilangan hampir seluruh nilainya pada bulan Mei, memangkas hampir setengah triliun dolar dari pasar crypto.

- Advertisement -

Leverage tinggi, 3AC tak dapat memenuhi panggilan margin dari rekanan yang dipinjamnya. Akibatnya, pemberi pinjaman crypto BlockFi serta Genesis Trading melikuidasi posisi mereka dengan perusahaan. Menurut pengajuan pengadilan, kreditur 3AC mengklaim mereka berutang lebih dari $2,8 miliar.

Jaringan Celcius

Pemberi pinjaman crypto yang berbasis di New Jersey, Celsius, menangguhkan penarikan pada 12 Juni serta sebulan kemuian mengajukan kebangkrutan Bab 11, mencatat defisit $ 1,19 miliar di neraca. Itu bernilai $ 3,25 miliar dalam putaran pensertaaan pada bulan Oktober.

- Advertisement -

Celsius tersandung pada invesranseli kompleks di pasar aset digital grosir. Perusahaan telah menarik investor ritel dengan menjanjikan pengembalian tahunan setinggi 18,6%, tetapi berjuang untuk memenuhi penebusan karena harga crypto merosot.

Dalam sisertag kebangkrutan pertamanya, pengacara Celsius mengatbakal bahwa operasi penambangan bitcoinnya dapat memberikan cara bagi perusahaan untuk membayar pelanggan.

Sementara itu, beberapa regulator negara bagian sesertag menyelidiki keputusan Celsius untuk menangguhkan penarikan pelanggan, lapor Reuters.

Pelayaran

- Advertisement -

Pemberi pinjaman Crypto Voyager Digital (VYGVQ.PK), juga berbasis di New Jersey, telah menjadi bintang crypto yang sesertag naik daun, mencapai kapitalisasi pasar $3,74 miliar tahun lalu. Melainkan runtuhnya 3AC memberikan pukulan besar bagi Voyager, yang amat terkena sertaa lindung nilai. Voyager telah mengajukan klaim lebih dari $650 juta terhadap 3AC.

Voyager mengajukan kebangkrutan Bab 11 pada 6 Juli, melaporkan bahwa ia punya uang tunai serta aset kripto senilai $ 110 juta. Sejak itu, US Federal Deposit Insurance Corp telah mengkonfirmasi bahwa mereka sesertag menyelidiki pemasaran akun deposit Voyager untuk pemmudan cryptocurrency, yang telah diiklankan oleh perusahaan selaku iasuransikan oleh FDIC.

Pertukaran Crypto FTX serta Alameda Research, keduanya didirikan oleh miliarder Sam Bankman-Fried, menawarkan untuk membeli seluruh aset digital serta pinjaman Voyager, selain pinjamannya ke 3AC, serta memungkinkan pelanggan Voyager untuk menarik aset mereka dari akun FTX. Namun, Voyager menolak tawaran itu dalam pengajuan pengadilan selaku “tawaran rendah.”

Kubah

Pemberi pinjaman crypto yang berbasis di Singapura, Vauld, pada 8 Juli mengajukan ke pengadilan Singapura untuk perlindungan terhadap krediturnya, setelah menangguhkan penarikan beberapa hari sebelumnya. Perusahaan berutang $ 402 juta kepada krediturnya, menurut laporan dari The Block.

Vauld didukung oleh Valar Ventures, Pantera Capital, serta Coinbase Ventures dari investor miliarder Peter Thiel.

Dalam posting blog 11 Juli, Vauld mengatbakal sesertag mendiskusikan barangkali penjualan ke pemberi pinjaman crypto yang berbasis di London, Nexo sementara pada pada waktu yang sama mengeksplorasi opsi restrukturisasi potensial.

BlockFi

Menghadapi peningkatan penarikan serta pukulan dari 3AC, pemberi pinjaman crypto BlockFi menandatangani kesepakatan 1 Juli dengan FTX yang memberi BlockFi fasiliransel kredit bergulir $400 juta, serta termasuk opsi yang memungkinkan FTX untuk membeli perusahaan hingga $240 juta.

BlockFi amat terpukul oleh crash crypto, serta menggunbakal beberapa langkah pemotongan biaya pada bulan Juni, termasuk memangkas jumlah pegawainya sebesar 20% serta memotong kompensasi eksekutif. Perusahaan itu bernilai $ 3 miliar dalam putaran pensertaaan tahun lalu.

What’s your Reaction?
+1
0
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Update

- Advertisment -spot_img

Travel

Teknologi