Jumat, Oktober 22, 2021
spot_img

Pantai Nyang-Nyang, Mutiara Tersembunyi di Bali

spot_img
spot_img

Portaldata – Semua pantai di Bali memiliki panorama yang indah dan mengesankan serta memiliki keunikannya masing-masing. Pulau Dewata selalu membius wisatawan dengan wisata pantainya yang tersebar di setiap daerah.

Salah satu pantai yang unik, seperti mutiara yang tersimpan di Bali, adalah Pantai Nyang-Nyang.

Pantai Nyang-Nyang memiliki tekstur kasar berwarna kuning keemasan, tekstur pasir pantainya sedikit kasar, namun hal ini tidak mengurangi kenyamanan berjalan di bibir Pantai Nyang Nyang.

Bahkan, pasir kasar ini terasa seperti terapi alami untuk kaki. Dengan garis pantai yang panjang, membuat pantai ini sangat nyaman untuk dilalui, ditambah dengan suasana yang tenang dan angin pantai yang segar.

Keindahan panorama alam sekitarnya dihiasi dengan pemandangan tebing-tebing yang sangat indah berpadu dengan gulungan ombak yang cukup tinggi.

Ombak Pantai Nyang-Nyang bagaikan surga bagi para peselancar. Lokasi pantai yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, menyebabkan ombak Pantai Nyang Nyang sangat cocok untuk berselancar. Apalagi agak ke tengah, Anda bisa melihat ombak yang menantang untuk berselancar. Maka tak salah jika Pantai Nyang Nyang menjadi salah satu pantai yang paling banyak dikunjungi oleh para peselancar profesional.

Ada penghalang alami yang memecah ombak sebelum menyentuh bibir Pantai Nyang Nyang, sehingga ombak yang tinggi akan pecah menjadi buih sebelum menghantam pantai.

Namun, untuk berenang, pantai ini kurang cocok. Meski terdapat pembatas alami yang memecah ombak, namun kedalaman air laut di pantai ini terkesan kurang nyaman untuk berenang.

Traveler tetap bisa melakukan aktivitas lain yang tak kalah menyenangkan seperti berjemur, bersantai menikmati keindahan pantai, atau bermain pasir. Selain itu, kawasan pantai ini juga memiliki banyak spot menarik untuk dijadikan background foto. Salah satunya adalah kapal karam yang menjadi tempat favorit untuk berfoto.

Keseruan lain dari Pantai Nyang-Nyang ini, Traveler bisa melakukan aktivitas yang cukup menantang yaitu paralayang.

Bayangkan, melihat pemandangan yang sangat indah seperti pemandangan tebing dan pantai dari udara, sungguh menakjubkan, kan! Pilihlah waktu di sore hari untuk melakukan aktivitas paralayang ini, karena ada bonus yang tersedia di akhir aktivitas ini, yaitu menikmati indahnya pemandangan matahari terbenam dari udara.

Lokasi Pantai Nyang-Nyang yang masuk dalam wilayah Kabupaten Badung tepatnya berada di Desa Pecatu ini dinobatkan sebagai salah satu pantai terbaik dunia dan wajib dikunjungi pada tahun 2018 oleh CNN travel internasional.

Lokasi pantai ini berada di ujung selatan pulau Bali, sebelum Pura Uluwatu. Dan akses menuju Pantai Nyang Nyang cukup sulit karena lokasi pantai berada di bawah tebing. Dibutuhkan perjuangan ekstra untuk mencapai pantai ini karena traveler masih harus turun ke bawah dengan tingkat kemiringan yang ekstrim.

Untuk mencapai lokasi Pantai Nyang-Nyang ada 3 rute yang bisa dipilih.

Jika Anda berada di daerah dekat Pantai Gunung Payung, Anda bisa melalui Jalan Dharmawangsa menuju Ungasan sebelum menuju jalan raya Uluwatu Pecatu. Kemudian belok kiri ke Jalan Batu Nunggalan dan tidak jauh dari sana Anda akan menemukan di sisi jalan masuk ke pantai.

Rute selanjutnya adalah dari Pantai Morabito atau sekitarnya.

Dari sini traveler bisa menuju ke Jalan Pantai Bingin lalu terus ke jalan raya Uluwatu Pecatu, lalu ambil jalan ke Batu Nunggalan dan sampai di Pantai Nyang Nyang.

Rute ketiga yaitu dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melalui jalan Dharmawangsa menuju Ungasan kemudian masuk jalan Toya Ning 1. Kemudian menuju jalan raya Uluwatu Pecatu lalu ambil jalan Batu Nunggalan dan akhirnya sampai di lokasi Pantai Nyang-Nyang.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Pantai Nyang-Nyang adalah pada pagi atau sore hari. Matahari saat itu tidak terlalu terik.

Waktu terbaik untuk mengunjungi pantai ini adalah pada bulan Mei hingga Oktober, yaitu pada musim kemarau. Saat musim hujan, akses menuju pantai lebih sulit dan berbahaya karena tangga akan licin jika terkena air hujan.

Postingan Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Teknologi

- Advertisment -spot_img

Travel

Sejarah