spot_img

Penjara Banceuy, Monumen Bersejarah yang Terlupakan

- Advertisement -

Portaldata – Bandung memiliki banyak tempat wisata sejarah. Salah satunya yang hampir terlupakan adalah monumen bersejarah Penjara Banceuy. Monumen ini merupakan peninggalan sejarah ketika Sokarno dipenjara pada tahun 1929 bersama anggota PNI (Partai Nasional Indonesia) oleh Belanda.

Penjara ini berukuran 2,1 X 1,5 meter.

Hanya ada replika papan kecil di atas tikar anyaman, teko, dan gelas, serta baskom untuk buang air kecil, serta beberapa foto Soekarno. Di sekitar penjara, ada sedikit penjelasan sejarah tentang Soekarno, dan di belakang penjara, ada patung Soekarno duduk memegang buku dan pena bercat perunggu.

- Advertisement -

Patung Soekarno ini dibangun pada tahun 2015, bertepatan dengan peringatan Konferensi Asia Afrika yang lalu.

- Advertisement -

Dilihat dari sejarahnya, penjara ini memang identik dengan Presiden Pertama Indonesia, Soekarno.

Soekarno yang saat itu menjadi aktivis PNI ditangkap Belanda dan dijebloskan ke penjara ini pada Desember 1929.

Untuk masuk ke monumen ini tidak dipungut biaya.

- Advertisement -

Hanya ada sebuah kotak kecil yang bertuliskan kotak amal, yang akan digunakan untuk biaya perawatan monumen ini. Wisatawan yang datang ke sini, mencari informasi saat Soekarno dipenjara di sini, ada juga wisatawan yang berdoa, mengingat perjuangan Soekarno.

Ada seorang pria bernama Pak Ahmad, relawan yang menjaga dan merawat situs bersejarah ini. Kepeduliannya untuk menjaga keutuhan monumen ini sangat tinggi. Dia rela mengeluarkan uangnya untuk kebutuhan pemeliharaan situs ini.

Pak Ahmad juga pernah dibantu oleh lembaga swadaya masyarakat dalam memperbaiki atap sel dan merawat bangunan penjara agar tidak rusak dan ambruk.

Lapas Banceuy terletak di Jalan Banceuy, Braga, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Tempatnya memang agak tersembunyi, di antara kepungan ruko-ruko yang sudah divakum atau sudah tidak aktif lagi.

What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Update

- Advertisment -spot_img

Travel

Teknologi